Dina wanci pasosore poe Ahad ieu, hujan ngaririncik ti beurang keneh. Angin nyiwiwik ngahiliwir tiris. Ah ceuk kuring dina gegetun kalbu, keur kieu mah pantesna nyieun kueh. Kueh nu ngeunah tur hipu jang batur cikopi panas. Ngagidig kuring indit ka toko swalayan deukeut jalan gede beh ditueun birit komplek paimahan. Dipapayung da hujan can raat keneh [...]
Archive for March, 2008
Dina Poe Ahad
Posted in Bahasa Sunda on Sunday, 30 March 2008 | 37 Comments »
Ngabaraga yuk!
Posted in Uncategorized on Wednesday, 26 March 2008 | 40 Comments »
Libur panjang minggu lalu, saat Bandung dijejali pendatang dari kota lain yang tidak bosan-bosannya memadati Factory Outlet, kami dari kampung Gajah berencana untuk ”ngabaraga” dan “ngasia-aprika”. Ceritanya mau memotret napak tilas Bandoeng Tempo Doeloe sesuai tempat-tempat yang ada di buku dengan judul yang sama. Tujuan utama kami adalah mulai dari Balai Kota Bandung lalu berjalan kaki menuju Jalan [...]
Nonton Konser Mang Toto di Sabuga
Posted in Peristiwa on Monday, 17 March 2008 | 20 Comments »
Walaupun tempat saya bekerja menjadi salah satu satu sponsor konser Toto di Bandung, tanggal 14 Maret 2008 kemarin, saya tetap membeli tiket seperti orang normal lain dan ikut mengantri bersama orang-orang normal lainnya pula. Tidak berusaha memperoleh customized solution (alias privilege) untuk masuk di jalur antrian khusus atau menyelinap ke tempat VVIP. Karena saya bermotto [...]
Gencet!
Posted in Personal on Thursday, 6 March 2008 | 50 Comments »
Tadi siang saya melihat siswi-siswi SMU entah mana yang memakai rok ketat yang menjauhi lutut sejauh-jauhnya dan juga kaus kaki yang ditarik panjang mengejar rok yang lari menjauh tadi. Bando rambut plastik mencolok berwarna elektrik, kemeja putih ketat dipakai tanpa kaus dalam dengan tangan baju dilinting. Tampak menerawang. Mungkin karena pengaruh Bandung yang suhunya makin [...]


